Selamat Datang di penadiksi.com | *Mohon maaf jika terjadi plagiat/copy karya kalian oleh penulis di web ini, segera laporkan ke penadiksishop@gmail.com karena kami bergerak dalam pengembangan penulis, baik untuk pemula atau profesional dan keterbatasan kami dalam penelusuran terkait karya, kami ucapkan Mohon Maaf🙏*

[Puisi] Amburadul - Dewis Pramanas

Puisi amburadul
Puisi Amburadul.

AMBURADUL

Oleh: Dewis Pramanas 


Suasana terhimpit terus mengitari,

Menerjang hari-hari yang hujan,

Bertubi menyerang dari segala lini,

Hancur dinding kedamaian.


Pada bagian terlemah,

Kau terus menyerang tiada henti,

Amburadul semua pusat berpikir,

Satu persatu tulang penyangga hidup,

Patah terbentur arus kebutuhan yang menggila.


Matahari akankah turun ke bumi?

Biar membakar tengkulak-tengkulak,

Menjadi biang keladi runtuhnya nurani,

Para tunas asa dijejali kebodohan,

Agar gelap menapaki jalan lurus.


Masih kau beralibi ini pembangunan?

Hei kau lihat!!

Perempuan tua itu gugur mengantri gas 3 kg,

Para penerang negeri merintih lapar,

Tergilas oleh aturan aneh,

Amburadul.


Subang, 13 Februari 2025.

Baca Juga Puisi Lainnya :

Buku Puisi yang Mungkin Kamu Suka :

Buku Antologi Puisi Sejuta Harap Baru.

Jika kamu suka dengan puisinya, mohon bantuan untuk share✨ Supaya website ini berkembang dan bisa dibaca oleh banyak orang. Terimakasih✨.

Diberdayakan oleh Blogger.