![]() |
Puisi perihal pulang yang sentimental. |
PERIHAL PULANG YANG SENTIMENTAL
Oleh: Dewis Pramanas
Kota yang dulu kita singgahi,
Ialah jejak memoar indah,
Nuansa nostalgia menyeruak,
Dari kabar embus angin.
Riuh bertabur potret histori,
Seperti lintasan rel kereta,
Menyusuri rimbun dinamika,
Gencar menghunjam kepala.
Kau hadir pada fase musim hujan,
Yang rinainya mengusir sepi,
Namun, kala itu kita angkat kaki,
Dipisahkan rintik-rintik gerimis,
Meninggalkan potongan replika kasih.
Kini jiwaku telah berada di fase rindu,
Gerombolan kenang berdatangan,
terus menyerbu gerbong ingatan,
Sementara sesal tampak di guratan kening,
Dari berseminya kelindan kisah lalu.
Hati menemukan persinggahan sesungguhnya,
Menyusuri jalan terjal luas dunia,
Telah merubah arah navigasi hidup,
Setelah sekian purnama di rantau.
Aku ingin pulang,
Menebus kesalahan yang menjurang,
Lalu kita kembali seperti seharusnya,
Menyambung asa sempat terputus,
Semoga rasamu masih sama.
Subang, 12 Maret 2025.
Baca Juga Puisi Lain di Penadiksi: